Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Air Mata Padamkan Api Neraka

Rasullulah saw bersabda, "Tiada pelupuk mata yang tergenang dengan air mata melainkan pasti diharamkan jasadnya dari neraka, dan tiada air mata yang mengalir pada pipi melainkan akan dihapuskan daripadanya suatu kotoran dan kehinaan, dan apabila ada seseorang di antara umat yang menangis niscaya mereka akan dirahmati. Tiada suatu amal pun kecuali beenialai seperti kadar dan timbanngannya, kecuali tetesan air mata. Sesungguhnya air mata itu dapat memadamkan samudra api neraka." 
Di dalam hadits qudsi, Allah Rabbul Izzati berfirman,"Demi keperkasaan-Ku, tak akan menyatu dua rasa takut pada diri hamba-Ku dan tidak aku satukan dua rasa aman pada dirinya. Apabila dia merasa aman di dunia, niscaya akan Kami buat takut di hari kiamat; dan apabila dia takut kepada-Ku di dunia, maka akan Kami buat aman dia di hari kiamat. Maka, basuhlah empat hal dengan empat macam. Yaitu,  wajahmu dengan tetesan air matamu, gigi-gigimu dengan bedzikir menyebut Tuhanmu, hatimu dengan rasa takut kepada Tuhanmu, dan dosa-dosamu dengan taubat."


Sumber: Buku Hidayah Edisi 58

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Ada Surga Di Balik Sujud

AAbi Firas, Rabi'ah bin Ka'b al-Islami, adalah seorang pria yang seringkali melayani Rasulalluh saw. Karena seringnya, suatu ketika Rasulullah saw bermaksud membalas budinya, dengan memberinya sesuatu yang bersifat material dan dalam jangkauan kemampuan beliau. Beliau bersabda: "Hai Abu Firas, mintalah sesuatu kepadaku." Mendengar itu, langsung saja Abu Firas berkata: "Aku meminta kiranya aku menemanimu di surga." Nabi saw terpenjarat, karena tidak menduga yang dimintanya surga. "Mintalah yang lain!" jawab Nabi mengelak. "Tidak ada yang lain, hanya itu, wahai Rasul." "Jika demikian, maka bantulah aku (guna memperoleh permintaanmu itu) dengan memperbanyak sujud." Demikian pesan Rasulullah saw kepadanya (HR. Muslim)
Hadist semakna diriwayatkan oleh sahabat Nabi saw yang lain, Tsauban. Menurutnya Rasulullah saw pernah menyampaikan kepadanya bahwa: "Hendaknya engkau memperbanyak sujud, karena tidaklah engkau sujud demi karena Allah, kecuali Allah mengangkat dengan sujud iu satu derajad fan menggugurkan satu dosa."

Sumber: Hidayah edisi 58

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Keutamaan Mengaminkan Bacaan Al-Fatihah Imam Dengan Benar

   Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah saw bersabda, "Jika Imam megucapkan 'amin', kerena sesungguhnya barang siapa yang mengucapkan 'amin' bertepatan dengan ucapan 'amiin' para Malaikat, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu". (HR. al-Bukhari 1/270, no. 747 dan Muslim 1/370, no.410).
     Hadits yang agung ini menunjukkan nesarnya keutamaan mengucapkan 'amin' bagi makmum, setelah imam membaca surah al-Fatihah dalam, shalat berjama'ah, bersamaan/mengikuti ucapan 'amin' yang dibaca oleh imam pada waktu itu, tidak mendahului atau terlambat darinya.
      Imam Ibnul Munir Ayyir berkata, "Keutamaan apa yang lebih besar dari ucapan ringan dan tanpa beban ini, tapi menyebabkan pengampunan (dosa-dosa)?"
Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini:


  1. Anjuran mengucapkan 'amiin' setelah bacaan surah al-Fatihah berlaku bagi imam, makmum maupun orang yang shalat sendiri.
  2. Anjuran mengeraskan suara ketika membaca 'amiin' setelah bacaan surah al-Fatihah dalam shalat, sebagaimana ini yang dicontohkan oleh Rasulullah saw dalam hadits-hadist yang shahih.
  3. Sebagian dari para Ulama mengtakan bahwa keutamaan membaca surah al-Fatihah di luar shalat.
  4. Jika imam tidak mengucapkan 'amiin' setelah bacaan surah al-Fatihah atau ucapannya tidak terdengar, maka makmum tetap mengucapkab 'amiin' dan dia tetap mendapatkan keutamaan yang disebutkan dalam hadist, insya Allah, sebagaiman yang dinyatakan oleh Imam asy-Syafi'i.
  5. Arti ucapan 'amiin' adalah "Ya Allah, kabulkanlah permohan kami". Sedang cara mengucapkannya yang benar ada dua cara: 1) dengan memanjangkan huruf alif. 2) dengan memmendekkan huruf alif.
  6. Para malaikat selalu mendoakan kebaikan bagi manusia dan mengaminkannya, sebagaimana yang disebutkan dalam al-Qur'an dan hadist-hadist yang shahih.
  7. Yang dimaksud dengan para malaikat, atau malaikat pencatat amal manusia, atau malaiakat yang menyaksikan shalat tersbut, pendapat terakhir inilah yang lebih sesuai insya Allah.
  8. Dosa-dosa yang diampuni dalam hadiat ini, menurut mayoritas ulama adalah dosa-dosa kecil, karena adanya hadist-hadiat shahih lain yang mengkhususkannya, adapun untuk dosa besar. Imam Nawawi dalam Syarbu Shahih Muslim (3/113) mengatakan, "Kita berharap (kepada Allah swt) untuk diringankan dosa tersebut".


Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA dalam Majalah As-Sunnah edisi 09/Thn. XVII

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments